Kemenkeu: PNS Nonaktif Terima 50% Gaji

MR
Oleh Mosi Retnani Fajarwati
Jumat 11 Mei 2012
share
Inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Pegawai negeri sipil (PNS) yang diberhentikan sementara hanya mengantongi 50% dari gaji bulanan, dan hanya mendapat tunjangan sebesar 10% saja.

"Kalau gaji itu dia terima 50 persen untuk pemberhentian sementara tapi kalau tunjangan keuangannya itu tinggal 10 persen, tapi kalau skorsing dia tidak masuk maka tidak dibayar, tinggal gajinya saja," papar Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Kiagus Badaruddin di Jakarta, Jumat (11/5/2012).

Ia menjelaskan, kebijakan pemberhentian bergantung dari hasil pemeriksaan. Namun, bila sudah menjadi tersangka maka otomatis diberhentikan sementara untuk mempermudah jalannya pemeriksaan.

"Tetapi kalau secara hukumnya, begitu jadi tersangka kita berhentikan dulu dia untuk sementara, skorsing, nanti kalau sudah berkekuatan hukum tetap, baru diberhentikan," ungkapnya.

"Tapi apabila ada bukti-bukti yang diyakini oleh IBI (Inspektorat Bidang Investigasi) maka IBI akan merekomendasikan ke atasannya, dan atasannya akan melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, kalau ada bukti-bukti yang kuat bahwa dia melakukan suatu tindakan yang melanggar ketentuan yang berlaku, ketentuan perundang-undangan maka dia bisa saja diusulkan untuk diberhentikan dengan horamat atau tidak hormat," jelasnya.

Sebelumnya, Kemenkeu terutama Direktorat Jenderal Pajak, kerap menjadi sorotan dengan munculnya beberapa kasus penyelewengan wewenang seperti Gayus Tambunan dan Dana Widyatmika. [rus]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA