PDIP Bantah Jokowi-Ahok Pakai Uang untuk Menang

RS
Oleh Renny Sundayani
Minggu 15 Juli 2012
share
Rieke Diah Pitaloka - Inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Tuduhan politik uang yang dilakukan kubu pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai sebagai penghinaan terhadap rakyat.

Seperti yang dilansir beberapa media, tuduhan tersebut menyatakan bahwa ditemukan ada rakyat yang dibayar antara Rp50 ribu sampai Rp75 ribu untuk memilih Jokowi-Ahok saat pencoblosan, Rabu 11 Juli lalu.

"Saya yakin, warga DKI yang memilih pasangan nomor tiga, memilih karena tergugah dan percaya terhadap kesederhanaan, komitmen, kejujuran dan keteguhan pasangan muda ini," kata Rieke Diah Pitaloka, anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Minggu (15/7/2012).

Ia berpendapat, warga DKI yang memilih Jokowi-Ahok adalah rakyat yang memiliki harga diri. "Tidak mungkin mereka "menjual suara" karena mereka sudah memiliki kesadaran politik dan menginginkan perubahan," tegas Rieke.

Menurutnya, pemilih Jokowi-Ahok adalah warga yang mempunyai akal sehat, yang tidak mungkin menggadaikan atau menukar hidup mereka selama lima tahun ke depan dengan uang. [bar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA