FPI Ancam Razia Tempat Hiburan di Batam

IN
Oleh inilahcom
Minggu 15 Juli 2012
share
foto: Ilustrasi

INILAH.COM, Batam - Front Pembela Islam (FPI) Kota Batam mengancam akan melakukan razia di seluruh tempat hiburan malam di kota tersebut apabila tetap beroperasi selama bulan puasa.

"Kami minta agar semua tempat hiburan malam tutup total selama Ramadhan, kalau tidak kami akan melakukan sweeping," kata Ketua FPI Kota Batam, Zaini Dahlan di Batam, Minggu (15/7/2012).

Ia mengatakan, FPI tidak setuju dengan keputusan Wali Kota Batam yang hanya mewajibkan seluruh tempat hiburan malam tutup selama sembilan hari saat Ramadhan. "Kami tidak setuju dengan keputusan wali kota yang hanya mewajibkan tempat hiburan tutup tiga hari pertama saat Ramadhan, tiga hari di pertengahan, dan tiga hari di akhir Ramadhan," katanya.

Ia pun meminta Wali Kota Batam untuk segera mengubah keputusan tersebut. Jika tidak, pihaknya akan melakukan razia. Selain tempat hiburan yang tersebar diseluruh Batam, katanya, FPI Batam juga akan memantau tempat-tempat kost yang menyalahi aturan dan digunakan sebagai ajang prostitusi terselubung.

Sementara itu, permintaan penutupan tempat hiburan malam selama sebulan penuh selama Ramadhan juga disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam dalam rapat tertutup unsur Muspida, Kamis (12/7). Berdasarkan aspirasi ormas Islam, MUI Kota Batam meminta tempat hiburan malam tutup total selama Ramadhan.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan memutuskan semua tempat hiburan malam di Batam menutup usaha mereka selama sembilan hari. "Ini sudah keputusan hasil rapat bersama semua pihak. Kami minta tidak ada sweeping yang dilakukan pihak-pihak tertentu. Karena tim terpadu akan melakukan pengawasan secara ketat setiap harinya," kata Dahlan.

Dahlan menegaskan, jika ada tempat hiburan malam yang masih membandel dan tidak mematuhi jam buka-tutup selama Ramadhan, maka akan diberikan sanksi yang tegas. "Kami tidak akan memberi toleransi dan akan menindak tegas jika ada yang membandel," kata Dahlan. [bar]

# TAG
fpi

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA