"Gunakan Segala Cara Jatuhkan Jokowi-Ahok"

AM
Oleh A Mubarok & Renny Sundayani
Minggu 15 Juli 2012
share
Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - inilah.com/Ardhy Fernando

INILAH.COM, Jakarta - Pertarungan Pemilukada DKI Jakarta panas. Apalagi, tidak ada pasangan yang memperoleh suara lebih dari 50 persen dalam putaran pertama yang pencoblosannya digelar pada Rabu 11 Juli lalu.

Berdasarkan penghitungan cepat berbagai lembaga survei, ada dua dari enam pasang calon gubernur dan wakil gubernur yang berhak masuk putaran kedua yakni Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan perolehan suara sekitar 42 persen dan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli sekitar 32 persen.

Adanya putaran kedua cukup mengagetkan. Pasangan incumbent yakni Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dikalahkan (sementara) oleh Jokowi-Ahok. Tidak disangka-sangka memang karena Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli begitu percaya diri bisa menang satu putaran.

Kubu Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli sibuk evaluasi, apa yang salah dan kurang, perkiraan bakal menang dalam satu putaran tidak terpenuhi, target tidak tercapai. Sedangkan, kubu Jokowi-Ahok senang, tetapi tetap santai menanggapi kemenangan (sementara) ini.

Kedua kubu sama-sama siap menghadapi putaran kedua yang pencoblosannya digelar pada 20 September mendatang. Masing-masing kubu menunggu hasil penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk memetakan dukungan.

Genderang perang pun sudah ditabuh. Pertarungan makin memanas, ditandai beredarnya pesan melalui BlackBerry Messenger (BBM) yang isinya menyerang Jokowi-Ahok. Berikut isi pesan tersebut:

Berikut pesan yang tersebar melalui BBm dan ditanggapi oleh Muzani:

Mulai beredar:
-- "INFO PENTING. . .! Jokowi berkata "Dia akan mempersempit ruang untuk perijinan mendirikan Pesantren tapi akan memperluas perijinan untuk mendirikan Gereja" ( ini janji dia klo menang dalam putaran 2 )
Ingat. ! umat Islam jgn tertipu dgn nama di dpn Jokowi "H", H nya itu Handoko bukan Haji, & dia Mualaf sblm pencalonan..

BBC London td pagi mengupas: jkt akan membuka babak baru percaturan Politik kekuasaannya dg menyerahkan Kepemimpinannya pd Putera Turunan China, Jokowi Silisilahnya bernama Akwan, Ibu solo ayahnya Tionghoa. Ahok bpk-Ibunya asli Tionghoa Bangka, Fenomena kekalahan Foke-Nara menjadi Headline seluruh berita dunia, bahwa Pribumi mulai diragukan!, Akankah Indonesia akan menjadi Singapore ke 2 ? Dimana Ethnis Tiongha banyak menduduki posisi pemerintahan & mengendalikan kota-kota, dlm Pilpres mendatang. Partai baru Nasdem jg sedang menyiapkan Putera Tionghoa maju dlm Pilpres atau Cawapres. Pilkada jkt menjadi Momentum paling menentukan apakah Etnis Tiongha mampu menggeser Pribumi Asli ? ? ? Saatnya ummat islam merapatkan barisan,

HARAM HUKUMNYA SEORANG MUSLIM MEMILIH PEMIMPIN YG BUKAN DR GOLONGAN MUSLIM .... SESUAI DGN FIRMAN SURAT ALI IMRON AYAT 28 ...

NB: JANGAN GADAIKAN AGAMA HANYA DEMI KPENTINGAN DUNIA .... !!"

Beberapa politisi PDI Perjuangan dan Gerindra (Partai Gerakan Indonesia Raya) menanggapi isu etnis dan agama yang menghajar jagoannya itu. Beberapa di antaranya, Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah yang menduga bakal ada kampanye hitam menjelang putaran kedua Pemilukada DKI.

Persaingan politik sudah dianggap pertarungan, kemudian menghalalkan segala cara. "Kampanye hitam menjadi lumrah dalam politik Indonesia mulai dari Pilkada hingga pemilihan presiden,"katanya kepada INILAH.COM, Minggu (15/7/2012).

Sementara itu, politisi PDI Perjuangan lainnya, Budiman Sudjatmiko, menganggap isu tersebut merupakan isu yang tidak masuk akal dalam perpolitikan. Tidak ada kepentingan etnis atau agama yang diusung oleh pasangan Jokowi-Ahok, yang ada adalah ingin membawa kebaikan kepada masyarakat Jakarta.

"Cara-cara kampanye hitam seperti itu hanya memecah-belah rakyat Jakarta, dan itu tidak baik untuk demokrasi yang kita harapkan," ujarnya kepada INILAH.COM.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani tidak heran dengan beredarnya pesan tersebut karena isu etnis dan agama memang digunakan untuk menghajar Jokowi-Ahok. Tim pemenangan akan berkampanye bersih dan sehat.

"Ini adalah sebuah kampanye hitam yang dibuat saat kepepet, kita tidak membalasnya dengan kampanye hitam juga," katanya kepada <>i>INILAH.COM.

Panasnya pertarungan Pemilukada DKI Jakarta bakal didinginkan sejenak dengan masuknya bulan Ramadan. Umat Islam akan berpuasa selama sebulan, kapan hari pertama berpuasa akan diputuskan pekan depan. Setelah itu, tidak tertutup kemungkinan Pemilukada DKI bakal seru kembali. [bar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA