Bank Lokal Belum Terbuka untuk Pasar Tradisional

CM
Oleh Charles Maruli Siahaan
Sabtu 04 Agustus 2012
share
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Bank lokal Indonesia belum terbuka untuk mendukung pengembangan pasar tradisional di Indonesia.

"Sementara, untuk bisa mengembangkan pasar tradisional agar tidak tergilas pasar ritel diperlukan dukungan pembiayaan dan kerjasama dengan bank lokal," ujar Ar Lukman Mahmood, Presiden Direktur PT Inspirasi Jelas Itqoni (IJI) yang merupakan anak usaha dari perusahaan pengembang asal Malaysia PT Panglima Capital Itqoni di Jakarta, Jumat (3/8/2012) malam.

Sementara, lanjutnya, bank lokal Indonesia masih ragu-ragu untuk mengucurkan pembiayaannya untuk pengembangan pasar tradisional. "Ini yang membuat pasar tradisional sulit berkembang sehingga tergilas oleh keberadaan pasar-pasar ritel," tuturnya.

Dia juga menegaskan ketidakkonsistenan pemerintah daerah dalam menertibkan keberadaan pasar ritel yang terus menjamur saat ini. "Dalam aturannya seharusnya, jarak antara pasar ritel yang satu dengan ynag lain minimal 2 kilometer. Tapi saat ini, aturan tersebut sepertinya tidak diindahkan pelaku pasar ritel, dan pemerintah tidak pernah memberikan tindakan kepada mereka sama sekali," tukasnya.

Sementara, lanjutnya, untuk bisa bersaing dengan pasar ritel, pasar tradisional memerlukan pengembangan infrastruktur yang lebih baik. "Untuk mengarah ke sana, diperlukan pembiayaan dari bank, khususnya bank-bank yang memiliki pinjaman KUR," katanya.

PT IJI sendiri mendapat pinjaman dari Exim Bank Malaysia sebesar US$25 juta untuk merehabilitasi pasar tradisional Indonesia. [hid]

Menurut Legal Representative Exim Bank of Malaysia, Ahmad Zamani, pemberian fasilitas kredit ini sesuai dengan misi dari pemerintah Malaysia untuk membantu pembangunan di Indonesia, salah satunya dengan membantu revitalisasi pasar tradisional.

"Exim Bank hadir sebagai perwakilan Pemerintah Malaysia yang datang untuk berbagai misi untuk maju bersama antara Malaysia dan Indonesia. Kami pilih rekan yang siap melakukan revitalisasi pasar tradisional," katanya beberapa waktu lalu.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA