Pidato Kenegaraan

SBY: Korupsi Mulai dari Rekrutmen Pegawai

AR
Oleh Agus Rahmat & Karel S Ratulang
Kamis 16 Agustus 2012
share
presidensby.info

INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui dominasi tindak pidana korupsi cenderung meluas dan cenderung membesar ke daerah-daerah.

"Mulai dari rekrutmen pegawai di kalangan birokrasi, proses pengadaan barang dan jasa, hingga di sejumlah pelayanan publik," kata Presiden SBY dalam pidato kenegaraan HUT RI ke-67 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, Kamis (16/8/2012).

Modus tindak pidana korupsi pun beragam, mulai dari yang sederhana berupa suap dan gratifikasi, hingga yang paling kompleks dan mengarah pada tindak pidana pencucian uang. Karena itu, pemberantasan tindak pidana korupsi harus terus dijalankan.

Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai institusi penegak hukum, harus betul-betul saling mendukung dan menguatkan.

"Terhadap masalah ini, sikap saya jelas dan tegas: hukum harus ditegakkan, tidak boleh tebang pilih, tidak boleh pandang bulu, dan harus memberi efek jera serta menjamin keadilan dan kesetaraan di depan hukum," ucap SBY. [bar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA