Suap Pengadaan Buku Agama di Kemenag

Menag Diminta Segera Blacklist Penerbit BI

WP
Oleh Wahyu Praditya Purnomo
Selasa 16 Oktober 2012
share
Menteri Agama Suryadharma Ali - inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Terkait kasus suap proyek pengadaan buku agama Islam untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis), Menteri Agama Suryadharma Ali diminta memasukan usaha Penerbit Bintang Ilmu sebagai daftar hitam atau black list.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Gerakan Mahasiswa Anti Suap (GEMPAS), Muhammad Zein. "Kami meminta Kementerian Agama RI memasukkan pengusaha Wimpy Ibrahim (Penerbit Bintang Ilmu) dalam daftar hitam (black-list) dalam setiap proyek pengadaan buku di lingkungan Kemenag," katanya, Senin (16/10/2012)..

Apalagi dalam banyak pemberitaan di berbagai media nasional, terutama seperti yang disebutkan oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazarudin yang menyebutkan bahwa ada indikasi Wimpy juga diduga terlibat dalam banyak kasus proyek di Kementerian Pendidikan Nasional dalam pengadaan buku-buku sekolah dan alat peraga pendidikan.

Sementara terkait adanya penyalahgunaan wewenang tersebut, Zein juga meminta kepada Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk melakukan pengawasan secara ketat proses penentuan perusahaan yang diputuskan melakukan pekerjaan proyek pengadaan buku-buku pelajaran dan bacaan agama Islam.

"Tak hanya itu, kita juga meminta Kementerian Agama RI untuk menindak tegas oknum pejabat atas dugaan kongkalikong suap, kolusi dan nepotisme dalam proyek pengadaan buku-buku pelajaran dan bacaan agama Islam untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam," tegas M Zein. [ton]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA