Rawan Penyelundupan

Bea Cukai Perketat Pengawasan di Perbatasan NTT

BH
Oleh Bayu Hermawan
Selasa 30 Oktober 2012
share
Ilustrasi - inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Nusa Bali-Nusa Tenggara Timur (NTT), semakin memperketat penjagaan di perbatasan NTT dan Timor Leste, karena semakin maraknya upaya penyelundupan barang ilegal ke wilayah Indonesia.

"Petugas Bea Cukai memperketat pengawasan dan kewaspadaan di Lintas Batas NTT-Timor Leste, karena terindikasi disana menjadi salah satu pintu masuk utama penyelundupan barang-barang ilegal hingga narkoba," jelas Kepala Bidang Pengawasan dan Penyelidikan Bea Cukai Bali-NTT, Hendri Darnadi, Selasa (30/10/2012).

Ia melanjutkan petugas bea cukai setempat juga meningkatkan pemeriksaan terhadap barang bawaan pelintas yang melewati pintu masuk perbatasan Indonesia-Timor Leste. Hendri melanjutkan, dalam dua pekan terakhir Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Atapupu, NTT, telah berhasil mengagalkan upaya penyelundupan narkoba.

Sebelumnya dua pekan lalu, petugas Bea Cukai Atapupu mengagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2,4 kilogram di pintu masuk perbatasan Motain.

Kemudian pada tanggal 26 Oktober lalu, petugas kembali mengagalkan upaya serupa dan menangkap seorang pria asal Lampung, Iwan Syahferi (43), yang mencoba menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat tiga kilogram, melalui Pos Lintas Batas Montaain NTT-Timor Leste.

Hendri mengatakan, modus yang digunakan oleh pelaku bermacam-macam, terkakhir tersangka Iwan Syahferi menyelundupkan narkoba dengan dimasukan ke dalam sisi pelapis koper.

"Tersangka ditangkap di Pos Lintas Batas Motaain, NTT- Timor Leste, pada Jumat (26/10/2012) lalu, karena mencoba menyelundupkan narkoba jenis sabu dengan cara dimasukan ke dalam koper," katanya.

Ia menambahkan, pencegahan penyelundupan narkoba merupsksn salah satu keberhasilan kerjasama antara beacukai, Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Iwan Syahferi diduga akan menyelundupkan narkoba dari Timor Leste menuju Indonesia. Tersangka memasuki kawasan garis perbatasan dengan berjalan kaki yang memasuki wilayah Daerah Pabean Indonesia di Pos Lintas Batas Motaain.

Saat tersangka tengah melakukan pengisian kartu imigrasi di pos lintas batas Motaain, petugas merasa curiga dengan barang bawaan pelaku.

Petugas kemudian memotong badan koper pada bagian samping, dan ditemukan butiran bening yang diketahui merupakan narkoba jenis sabu bedasarkan hasil tes laboratorium.

Saat ini tersangka dan barang buktinya diserahkan ke Polres Belu, guna diproses lebih lanjut.[bay]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA