Ratusan Warga Bali di Lampung Menolak Dievakuasi

DP
Oleh Dewa Putu Sumerta
Rabu 31 Oktober 2012
share
IST

INILAH.COM, Denpasar - Terkait kerusuhan berdarah di Lampung beberapa hari terakhir, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika menyatakan ada 300 orang warga Bali di kampung Bali Nuraga, Lampung yang tetap ngotot akan bertahan dan siap dengan segala resiko.

"Padahal yang akan menyerbu lebih dari 3.000 orang. Polisi juga sudah berusaha disekat di satu tempat, tapi jebol. Sekat lagi di satu tempat jebol lagi. Karena mereka lewat sawah-sawah. Itu persoalannya," ungkap Pastika, di Denpasar, Selasa (30/10/2012).

Mantan Kapolda Bali ini mengaku pasca-kerusuhan sudah berkoordinasi langsung dengan Kapolda Lampung. "Dua hari yang lalu saya mencoba berbicara dengan Pak Kapolda. Kemarin sampai sore saya juga berkomunikasi. Beliau meminta kepada saya untuk membantu membujuk masyarakat kita di Bali Nuraga untuk mau dievakuasi," imbuh Pastika

Pastika kemudian memerintahkan PHDI (Parisadha Hindu Dharma Indonesia) untuk menghubungi masyarakat dan tokoh adat di sana untuk membujuk warga Bali yang berada di kampung Bali Nuraga, Lampung Selatan, Lampung agar mau dievakuasi untuk sementara waktu. Namun sayang, Ketua PHDI Bali gagal membujuk masyarakat untuk mau dievakuasi.

"Saya minta kepada Ketua PHDI Bali untuk menghubungi mereka. Ketua PHDI sudah menghubungi dan saya dilapori Ketua PHDI Bali bahwa mereka (masyarakat Bali Nuraga) ngotot untuk tetap bertahan," tutur Pastika.

Terkait langkah terbaik yang akan ditawarkan, Pastika mengaku akan merudingkan dulu dengan pihak terkait. Yang jelas pihaknya prihatin dengan apa yang terjadi. Kejadian ini beberapa waktu lalu pernah terjadi, dan sekarang terjadi lagi. "Ini akan terus terulang kalau kelakuan orang-orang itu tetap seperti itu," tegas. [gus]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA