PLN Lanjutkan Proyek PLTU Gorontalo

TS
Oleh Tio Sukamto
Jumat 16 November 2012
share
ist

INILAH.COM, Jakarta - Setelah sempat terhenti karena kontraktor pelaksana lamban dan muncul hambatan sosial di lapangan (masalah tanah), PT PLN (Persero) memutuskan untuk melanjutkan pembangunan Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Gorontalo 2x25 Mega Watt (MW) atau juga dikenal sebagai PLTU Anggrek.

PLTU Anggrek merupakan bagian dari Fast Track Program (FTP) 10.000 MW Tahap I dan ditargetkan sudah dapat dioperasikan pada 2014. Saat ini kapasitas terpasang listrik di Gorontalo sekitar 45 MW. Sedangkan kebutuhan beban puncak sekitar 55 MW. Jadi masih kekurangan sekitar 10 MW.

Namun karena Gorontalo sudah masuk ke dalam sistem jaringan Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) maka kekurangan tersebut bisa terpenuhi oleh sistem. Oleh karena itu, jika nanti PLTU Anggrek telah beroperasi maka kondisi kelistrikan Gorontalo akan sangat kuat.

"Bila PLTU Anggrek telah beroperasi kebutuhan energi listrik masyarakat Gorontalo akan tercukupi. Bahkan bisa mengirim energi listrik ke wilayah lain seperti Toli-Toli," kata Nur Pamudji dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (16/11/2012).

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berjanji, pihaknya akan mendukung segala hal yang diperlukan PLN dalam membangun energi listrik di provinsi Gorontalo, termasuk pembangunan PLTU Anggrek. Pasalnya, Provinsi Gorontalo memiliki potensi ekonomi yang sangat tinggi. Sedangkan infrastruktur, termasuk energi listrik masih terbatas. Akibatnya investor masih enggan menanamkan modal di Gorontalo.

"Dengan dibangunnya pembangkit-pembangkit listrik, kami berharap para investor bergairah menanamkan modal di sini," kata Rusli Habibie. [tjs]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA