Harga Daging Sapi Meroket, Omset Pedagang Anjlok

ST
Oleh Seno Tri Sulistyono
Minggu 25 November 2012
share
inilah.com/Ardhy Fernando

INILAH.COM, Jakarta - Tingginya harga daging sapi saat ini, membuat omset pedagang daging sapi menurun hingga 50%.

"Orang lebih milih daging ayam sekarang kalo buat makan dan selametan, kan harganya lebih murah dibandingkan daging sapi," tutur pedagang daging sapi di pasar Kramat Jati Haji Uci kepada INILAH.COM, Jakarta, Minggu (25/11/2012).

Menurutnya, harga daging sapi mulai Senin kemarin mencapai Rp90 ribu per kilo gram, yang sebelumnya hanya Rp80 ribu perkilo gram. Hal ini, membuat daging sapi tidak habis terjual.

"Sehari saya sediakan 50 kilo daging sapi, pas harga naek, paling 10 sampai 20 kilo yang kejual. Sebelumnya kan bisa abis tapi sekarang banyak yang di es (di masukan kulkas)." katanya.

Lebih lanjut Haji Uci mengungkapkan, demi dagangannya laku, terkadang menjualnya dengan keuntungan yang sangat tipis. "Dari sana (distributor) daging sapi 85 ribu (rupiah) per kilo, kadang saya jual 87 ribu (rupiah) dari pada gak laku," ucapnya.

Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya Sarman Simanjorang mengatakan, semenjak dibatasi impor daging sapi oleh pemerintah membuat daging sapi terus melonjak dan tidak pernah harganya stabil.

"Idealnya harga daging sapi itu 65 ribu (rupiah) sampai 70 ribu (rupiah) per kilonya dan sejak tahun 2012, harga daging sapi 80 ribu (rupiah) sampai 90 ribu (rupiah), gak pernah 70 ribu (rupiah)," kata Sarman di tempat berbeda, beberapa hari lalu. [jin]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA