Mendag Ingatkan Serbuan Produk China

RR
Oleh Ranto Rajagukguk
Rabu 28 November 2012
share
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan - inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, menyampaikan produk China ke Indonesia akan semakin meningkat seiring pertumbuhan ekonomi Uni Eropa dan AS terus mengalami penurunan.

Eksportir China, ujar Gita bakal kelabakan. Negara Tirai Bambu itu akan mencari negara dengan tingkat konsumsi tinggi. Indonesia adalah negara potensial dengan tingkat konsumsi 55%-60% dari produk domestik bruto (PDB).

"Saat ini akumulasi konsumsi Indonesia sudah mencapai US$30-60 triliun. Bagi Tiongkok, Indonesia merupakan negara seksi dalam melakukan penetrasi pasar," katanya di Jakarta, Rabu (28/11/2012).

Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS) sebagai dua kawasan kegiatan ekonomi terbesar dunia sampai tahun depan tetap mengalami resesi ekonomi. Hal ini memicu eksportir terbesar dunia yaitu China melakukan penetrasi pasar ke sejumlah negara robust dengan tingkat konsumsi yang tinggi.

"Hampir setengah nilai (kue) ekonomi dunia saat ini didominasi Uni Eropa dan AS. Di tahun depan dua kawasan bila dijumlah akan terkontraksi sekitar 3% atau setara US$300 miliar dari jumlah kue ekonomi dunia US$70 triliun. Bisa anda bayangkan jumlah sebesar itu?" kata Gita.

Karena itu, dia menyampaikan pentingnya melakukan pengamanan perdagangan lewat regulasi yang dianjurkan organisasi perdagangan dunia (WTO). Perlakuan teknis, seperti anti dumping, anti subsidi, dan safeguard menurutnya perlu dimanfaatkan oleh sektor industri dan pengusaha nasional.

"Ke depannya akan sulit bagi kita bila tidak memompa daya saing kegiatan sektor industri dan perdagangan nasional," katanya. [hid]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA