Polri: Penyitaan Uang Kasus Century Bukan Rekayasa

BH
Oleh Bayu Hermawan
Rabu 28 November 2012
share
ist

INILAH.COM, Jakarta - Mabes Polri siap menghadapi pihak RM Johanes Sarwono, Septanus Faruk dan Umar Muchsin, di pengadilan, yang menuding adanya rekayasa dalam penyitaan uang tunai Rp20 miliar yang dijadikan barang bukti untuk menangkap dan menetapkan ketiganya terlibat dalam kasus pencucian uang bank Century senilai Rp1,4 triliun.

"Jika ada klaim dari pengacara ketiga tersangka yang menyatakan barang bukti uang Rp 20 miliar itu tidak ada karena sudah habis, maka kita tunggu saja di proses peradilan kasus tersebut di pengadilan, " kata Boy kepada wartawan, Rabu (28/11/2012).

Boy menegaskan penyidik Bareskrim punya cukup bukti untuk menetapkan tiga tersangka tersebut. Sebelumnya, Mohammad Nashihan selaku kuasa hukum Septanus Farok dan Umar Muchsin, mengatakan penyitaan uang tunai Rp 20 miliar yang dijadikan barang bukti penyidik Mabes Polri terkait penangkapan dan penahanan RM Johanes Sarwono, Septanus Farok, dan Umar Muchsin yang dituduh terlibat kasus pencucian uang bank Century senilai Rp 1,4 triliun diduga rekayasa.

Menurutnya, Johanes, Septanus, dan Umar yang telah dijadikan tersangka selama ini hanya berhubungan perkara keperdataaan terkait perkara PT GNU dan Yayasan Fatmawati, bahkan tidak punya hubungan hukum dengan Robert Tantular dan kasus Bank Century.

Pria yang akrab disapa Monash itu juga mendesak agar Menteri Keuangan, BPK dan PPATK juga mengungkap darimana asal usul barang bukti uang Rp 20 miliar yang diklaim Mabes Polri tersebut. "Klien kami yang kini ditahan di Mabes Polri dan Polda Metro Jaya itu justru sebagai korban kriminalisasi kasus tersebut. Penetapan para tersangka itu juga masih prematur yang dipaksakan secara sepihak karena tidak ada bukti cukup sesuai undang-undang," ujar pria yang akrab disapa Monash.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Alius mengatakan Septanus Farok dan Umar Muchsin seusai menjalani pemeriksaan, di Mabes Polri, Rabu (21/11/2012) selanjutnya ditahan.Sedangkan Kuntjoro dalam kasus tersebut telah di vonis delapan tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Saya cek ternyata para tersangka tersebut ditahan diduga terkait kasus aliran dana Bank century senilai Rp 1,4 triliun," kata Suhardi.[bay]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA