Bursa AS Berpotensi Negatif

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Rabu 28 November 2012
share
ist

INILAH.COM, New York - Bursa saham AS berpotensi lebih rendah pada perdagangan Rabu (28/11/2012). Investor masih diliputi kekhawatiran sulitnya negosiasi dalam mengatasi tebing fiskal.

Pada perdagangan Selasa kemarin, investor berbondong-bondong mengamankan posisi yang aman. Investor merespon pernyataan anggota parlemen tentang sedikitnya kemajuan negosiasi dalam menghindari tebing fiskal. AS terancam resesi dengan kenaikan pajak dan penghematan anggaran per 1 Januari 2013.

Pasar menunggu data penjualan rumah untuk bulan Oktober. Ekonom mengharapkan terjadi kenaikan seperti pada bulan September lalu. Pasar juga mencermati kabar dari The Fed yang akan merilis Beige Book tentang kondisi ekonomi regional. Rilis tersebut diharapkan akan mengalami pertumbuhan meskipun ada badai Sandy kemarin.

Pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones turun 0,7% ke 12.878,13. Pasar mengalami aksi jual setelah pernyataan Pemimpin Mayoritas Senat Harry Reid. Menurut dia, negosiasi soal fiscal cliff belum memuaskan. Indeks S&P 500 melemah 7,35 poin atau 0,52% ke level 1.398,94. Indeks Nasdaq melemah 8,99 poin atau 0,30% ke level 2.967,79.

Ancaman tebing fiskal tenah membebani bursa global. Bursa Eropa turun 0,4%. Bursa Asia diwarnai pelemahan seperti indeks Nikkei, indeks Shanghai yang terus melanjutkan pelemahan. Indeks Nikkei terendah dalam tujuh bulan dan indeks Shanghai terendah dalam empat tahun. Dolar AS stabil dan harga minyak melemah jelang data perseroaan AS.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA