Tetap Hemat BBM Bersubsidi Meski Minta Tambahan

WI
Oleh Widyanto
Rabu 28 November 2012
share
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan Inpres penghematan energi tetap berjalan.

Meskipun kuota BBM akan ditambah 1,2 juta kilo liter (kl) dari kuota 44,04 kilo liter tahun ini. "Inpres itu tetap berjalan," katanya di Jakarta, Rabu (28/11/2012). Intruksi Presiden (Inpres) mengenai penghematan energi secara bertahap.

Penghematan dilakukan instansi pemerintah, BUMN, dan pihak swasta, serta masyarakat umum. Penghematan energi secara bertahap, kebijakan penggunaan gas domestik untuk menggerakan sektor riil terutama industri dan pembangkit listrik, dan peningkatan investasi yang didukung oleh iklim dan peraturan yang kondusif.

Senada dengan Wacik, Menko Perekonomian Hatta Rajasa penghematan BBM tetap berjalan. Namun kalau kuotanya habis harus ada jalan keluarnya. "Setelah kita hemat habis-habisan, toh ternyata kurang, tidak boleh berhenti" katanya.

Pihaknya sedang mengupayakan solusi masalah ini. "Makanya ini akan dibahas dengan dewan (DPR)," ujarnya.

Wacik mengatakan, tambahan kuota sebesar 1,2 juta KL tersebut senilai dengan Rp6 triliun. Untuk sumber dana tersebut akan diberikan Kementerian Keuangan. "Jadi 1,2 juta KL itu untuk seluruh Indonesia," ujar Wacik.

Lebih lanjut dirinya mengatakan kuota BBM subsidi jenis solar akan habis pada 11 Desember. Sementara premium akan habis pada 23 Desember. [hid]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA