Dahlan Usul Fahmi Mohtar Diundang Komisi VII DPR

ST
Oleh Seno Tri Sulistiyono
Senin 03 Desember 2012
share
Menteri BUMN Dahlan Iskan - inilah.com/Ardhy Fernando

INILAH.COM, Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan menegaskan mantan Dirut PLN, Fahmi Mohtar juga harus dipanggil dalam pengusutan dugaan kerugian negara Rp37,6 triliun di PLN.

Fahmi Mukhtar menjabat sebagai dirut PLN sebelum Dahlan Iskan menahkodai BUMN tersebut. "Membahas ini harusnya sama penting (mantan Dirut PLN sebelum Dahlan menjabat)," kata Menteri BUMN, Dahlan Iskan di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (3/11/2012).

Namun, tidak diundangnya Fahmi Muhktar, kata Dahlan, bukan sesuatu masalah dan berusaha keras akan kembali hadir ke komisi VII DPR. "Aku terserah, kalau masih penting ya, saya diundang, tidak penting tidak usah diundang. Kalau diundang, ya nanti saya datang," ujarnya Dahlan.

Lebih lanjut Dahlan mengungkapkan, sudah mengosongkan jadwalnya untuk menghadiri undangan komisi VII DPR. Namun adanya rapat terbatas dengan presiden membuatnya membatalkan rapat dengan DPR. "Saya sudah kosongkan, saya juga bersedia sampai malam," ucapnya.

Dalam laporan hasil pemeriksaan BPK RI No. 30/Auditama VII/PDTT/09/2011 tertanggal 16 September 2011, BPK menemukan dugaan kerugian negara di 8 pembangkit listrik pada periode 2009-2011 sebesar Rp37,6 triliun. Kerugian ini diakibatkan penggunaan BBM untuk delapan pembangkitan listrik PLN, yang seharusnya menggunakan gas. [hid]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA