DKI Segera Miliki Perda Pengelolaan Sampah

WP
Oleh Wahyu Praditya Purnomo
Minggu 03 Februari 2013
share
Inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Rancangan Perda pengelolaan sampah direncanakan selesai dibahas di Badan Legislasi DPRD Provinsi DKI Jakarta tahun 2013 dan kemudian ditetapkan sebagai Perda yang berlaku efektif. Aturan ini akan menggantikan peraturan daerah (Perda) 5/1988 tentang Kebersihan Lingkungan dalam Wilayah DKI Jakarta.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Unu Nurdin menjelaskan, Perda tentang Pengelolaan Sampah yang baru ini tidak hanya mengatur sanksi saja, namun mengatur Pengelolaan Sampah di DKI Jakarta secara komprehensif.

"Substansinya tidak hanya mengatur sanksi, jika hanya mengatur sanksi sudah diatur dalam Perda No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum), " kata Unu di Jakarta, (3/2/2013).

Unu menegaskan, Perda ini merupakan turunan dari Undang-Undang 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Permedagri 33 tahun 2010 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah dan PP No. 81 Tahun 2012 tentang tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. "Semua peraturan tersebut wajib ditinjaklanjuti Pemprov melalui peraturan di tingkat daerah," tegasnya.

Unu menjelaskan, Perda ini mengatur pengelolaan Sampah DKI Jakarta dari sumber sampah (hulu) hingga TPA (hilir). Dengan sistematika pengaturan antara lain Ketentuan Umum, Asas dan Tujuan, Tugas dan Wewenang Pemerintahan, Masyarakat dan Produsen Sampah.

Serta Hak dan Kewajiban termasuk Mekanisme pemberian insentif dan disinsentif), Perizinan, Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah yang diatur dalam Masterplan Pengelolaan Sampah, Pembiayaan dan Kompensasi, Kerja Sama dan Kemitraan, Larangan, Pengawasan dan Sangsi, dan Ketentuan lain-lain.

Dia mengatakan, Meski demikian, pengelolaan kota Jakarta yang bersih dan nyaman tidak akan efektif jika hanya dibebankan kepada pemerintah saja. "Peran aktif semua stakeholder termasuk masyarakat untuk menjaga kebersihan sangat diperlukan. Perda ini mengatur sinergitas semua pemangku kepentingan," ungkapnya. [mvi]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA