ICP Kembali Melambung

RR
Oleh Ranto Rajagukguk
Minggu 03 Februari 2013
share
Ist

INILAH.COM, Jakarta - KESDM mencatat harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) selama Januari 2013 mencapai US$111,07 per barel, naik US$4,17 per barel (3,95%).

Angka tersebut diukur dari bulan Desember 2012 yang hanya berkisar US$106,90 per barel. Kenaikan harga minyak mentah tersebut sejalan dengan perkembangan harga minyak utama di pasar internasional yang diakibatkan oleh sejumlah faktor.

Dikutip dari situs Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Minggu (3/2/2013), kondisi tersebut terjadi karena tingginya konsumsi heating oil di Amerika Serikat (AS) dan akibat musim dingin yang ekstrim di Uni Eropa.

Kenaikan harga minyak juga disebabkan proyeksi permintaan minyak mentah global tahun 2013 berdasarkan publikasi International Energy Agency (IEA), Centre for Global Energy Studies (CGES) dan Energy Information Administration (EIA) menunjukkan peningkatan sebesar 0,11-0,30 juta barel per hari dibandingkan proyeksi pada bulan sebelumnya.

Sebelumnya Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menilai, tingginya harga minyak mentah nasional (Indonesia Crude Price/ICP) diperkirakan mampu memacu produksi lifting minyak nasional oleh para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Namun ada implikasi yang perlu dibayar yaitu beban subsidi di sektor Bahan Bakar Minyak akan jauh lebih besar.

Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas, Gde Pradnyana menyampaikan, meski akan menggenjot produksi minyak nasional, tingginya ICP bakal membebani biaya pembelanjaan di sektor BBM. Apalagi subsidi di sektor tersebut terlampau cukup besar dari tahun ke tahun.

"Ya meningkatkan produksi itu mungkin, hanya saya pikir pembelanjaan kita tekor. Anggaran kita akan terkuras besar untuk membelanjakan BBM," tutur Gde.

Dia menambahkan, secara umum memang ada faktor psikologis yang akan mendorong para KKKS untuk menggenjot produksinya. Namun, hal tersebut bergantung pada cadangan lapangan yang dikelola oleh KKKS. [jin]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA