Tingkatkan Kualitas Data

Pemerintah Genjot Survei Seismik Dua Dimensi

RR
Oleh Ranto Rajagukguk
Minggu 03 Februari 2013
share
Ist

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah melalu Kementerian ESDM berencana memperbaiki kualitas data dengan melakukan survei seismik dua dimensi (2D).

Tujuannya, untuk meningkatkan minat investor dalam mengembangkan sektor minyak dan gas (migas) nasional. Diperkirakan dana yang bakal digelontorkan mencapai Rp100 miliar.

Dirjen Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Edy Hermantoro mengatakan, survei seismik 2D akan dilakukan oleh pihaknya dengan diarahkan ke 4.000 kilo meter (km) di sepanjang Teluk Salawati dan 9 km di daerah pertabatasan dekat Filipina oleh Badan Geologi ESDM.

"Jika survei ini dapat dilakukan dengan baik, maka pada 2014, pemerintah akan mendapatkan tambahan data-data yang cukup berkualitas," ujar Edy akhir pekan kemarin.

Meski hanya memakai teknologi 2D, survei lewat metode ini menurutnya sudah cukup baik. Hasil ini bisa terlihat dari cadangan migas yang diperoleh di Lapangan Gendalo dan Jangkrik. Perolehan suvei didapat dari teknolog seismik 2D.

Dia menambahkan, iklim investasi migas di Tanah Air, saat ini masih cukup baik. Setidaknya ini terlihat dari banyaknya proposal yang diterima pemerintah untuk melakukan studi bersama atau joint study. "Sekarang kita terima aplikasi hingga 49 (proposal) untuk investasi," katanya.

Investor yang mengajukannya berasal dari dalam maupun luar negeri, untuk lapangan onshore maupun offshore. [jin]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA