Impor BBM Diprediksi Terus Melonjak

AM
Oleh Ahmad Munjin
Minggu 03 Februari 2013
share
Bahan Bakar Minyak (BBM) - inilah.com/Dok

INILAH.COM, Jakarta - SKK Migas memperkirakan, impor Bahan Bakar Minyak (BBM) terus meningkat menyusul tingginya konsumsi dan kebutuhan sektor energi tahun ini.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rudi Rubiandini menyampaikan, aspek kebutuhan sektor energi di Indonesia sekitar 65%-nya berasal dari BBM.

"Sektor energi itu 65% ditopang dari BBM, sementara jumlah penduduk kita terus meningkat. Ditambah gaya hidup serta meningkatnya ekonomi nasional juga mempengaruhi hal tersebut," ujar Rudi akhir pekan kemarin.

Dia menambahkan, meski pemerintah mampu mejamin ketersedian lifting minyak bakal sesuai target, konsumsi BBM dipastikan akan terus meningkat. Imbasnya, impor pada komoditas itu akan jauh lebih besar lagi ke depannya.

"Kebutuhan itu akan selalu naik, karena saat ini kebutuhan tidak seimbang dibanding produksi. Implikasi pertumbuhan ekonomi berakibat juga pada tumbuhnya sektor industri, sementara ketersedian energi harus dijamin," katanya.

Untuk itu, pihaknya menyarankan agar beban subsidi yang mengalir ke BBM segera dihilangkan. Ini juga menjamin agar kesehatan fiskal dan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) tidak tergadaikan.

"Subisidi itu jangan dibebankan ke sektor BBM terus menerus. Artinya mari melihat realitas, bahwa produksi lifting minyak saat ini juga belum mampu memenuhi kebutuhan BBM di Tanah Air," tutur dia. [jin]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA