Plesiran DPR ke 4 Negara Buang Uang Negara Rp6,5 M

MS
Oleh Marlen Sitompul
Jumat 22 Maret 2013
share
foto:ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Selain melakukan kunjungan ke Prancis dan Rusia, DPR juga akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke negara Belanda dan Inggris. Jika dikalkulasi, wakil rakyat itu akan menghabiskan uang negara sebesar Rp6.506.118.000.

Direktur Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia Untuk Transparasi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi menjelaskan, alokasi anggaran DPR selama lima hari untuk empat negara membuang uang negara sebesar Rp6,5 miliar.

"Sesuai Peraturan Menteri Keuangaan Republik Indonesia Nomor.37/PMK.02/2012 tentang Standar Biaya Tahun 2013, asumsi atau simulasi untuk total alokasi anggaran DPR untuk perjalanan ke luar negeri sebesar Rp6.506.118.000," kata Uchok kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (22/3/2013).

Perjalanan para anggota dewan ke luar negeri akan dilaksanakan selama lima hari, yaitu pada 14-19 April 2013. Untuk tujuan 4 negara yaitu Prancis, Rusia, Belanda, dan Inggris. Untuk masing-masing negara akan menghabiskan uang rakyat seperti penjelasan di bawah ini:

1). Perjalanan ke luar negeri tujuan Prancis, dengan asumsi 13 anggota dewan, dua staf, dan tanpa mengikut serta keluarga akan menghabiskan anggaran sebesar Rp.1.673.226.000. Setiap orang akan menghabiskan ongkos pesawat sebesar US$10.724 untuk bangku eksekutif.

2). Perjalanan ke luar negeri tujuan negara Rusia, dengan asumsi 13 anggota dewan, dua staf dan tanpa mengikuti serta keluarga akan menghabiskan anggaran sebesar Rp1.595.043.000. Setiap orang akan menghabiskan ongkos pesawat sebesar US$9.537 untuk bangku yang paling empuk, enak, dan nyaman, untuk kelas eksekutif.

3). Perjalanan ke luar negeri tujuan Belanda, dengan asumsi 13 anggota dewan, dua staf, dan tanpa mengikuti keluarga akan menghabiskan anggaran sebesar Rp1.330.695.000. Setiap orang akan menghabiskan ongkos pesawat sebesar US$8126 untuk bangku yang paling empuk, enak, dan nyaman untuk kelas eksekutif

4). Perjalanan ke luar negeri tujuan Inggris, dengan asumsi 13 anggota dewan, dua staf, dan tanpa mengikuti keluarga akan menghabiskan anggaran sebesar Rp1.907.154.000. Setiap orang akan menghabiskan ongkos pesawat sebesar US$10.980 untuk bangku eksekutif.

Dari gambaran di atas, FITRA meminta DPR agar perjalanan dinas ke luar negeri, dibatalkan saja. "Karena untuk apa ke luar negeri, kalau DPR ingin membuat aturan hukum yang berdasarkan Pancasila, budaya dan karakter bangsa sendiri, tidak lagi menggunakan atau meniru aturan hukum negara lain," jelas Uchok. [yeh]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA