Teroris Mestinya Serang Kartel Migas, Bukan Aparat

AH
Oleh Anton Hartono
Selasa 27 Agustus 2013
share
(Foto : istimewa)

INILAH.COM, Jakarta - Pengamat Intelijen, Umar Abduh mengatakan selama ini teroris telah salah jika kerap melakukan perlawanan terhadap aparat penegak hukum. Semestinya yang harus diserang adalah para kartel dan penguasa minyak dan gas bumi.

"Yang diserang itu harusnya para penguasa minyak dan gas bumi," katanya, Senin (26/8/2013).

Dirinya menambahkan bahwa saat ini pengelolaan minyak dan gas bumi di Indonesia adalah milik negara-negara yang memiliki kapitalisasi besar. Dan hasilnya juga untuk memukul kekuatan-kekuatan Islam.

Sehingga Deislamisasi pengelolaan minyak dan gas bumi semakin terlihat dalam politik migas nasional.

"Sekarang yang nyata terjadi adalah deislamisasi melalui politik migas," tambahnya.[man]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA