Inilah Pemicu Rupiah Loyo versi Apindo

EK
Oleh Emanuel Kure
Rabu 28 Agustus 2013
share
inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Mengamuknya dolar AS yang semakin tak terkendali membuat cemas kalangan pengusaha. Bukti lemahnya tim ekonomi melawan spekulan valas.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi terlihat geregetan dengan perkembangan nilai tukar. Khususnya menyorot semakin perkasanya dolar AS dibanding rupiah.

Semuanya karena pemerintah lemah. Masa Bank Indonesia (BI) kalah sama spekulan dollar. Padahal, pemerintah punya power untuk mengatasi hal itu, paparnya saat rapat dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR-RI, Jakarta, Rabu (28/08/2013).

Meski demikian, Sofjan mengaku masih optimis bahwa gejolak dolar AS tidak akan berlangsung lama. Paling tidak akhir 2013, kurs berada di posisi stabil antara Rp 10.000 sampai Rp 11.000 per dolar AS.

Paling banter sampai akhir 2013. Pada akhirnya stabil antara Rp 10 ribu sampai Rp 11 ribu per dolar AS. Kalau turun, rasanya kok ndak mungkin, ungkapnya.

Diapun berharap agar pemerintah mampu bekerja cepat dan efektif dalam menstabilkan nilai tukar. Karena, pengusaha sangat dirugikan akibat gonjang-ganjing ini.

"Saya harap pemerintah relistis dalam menetapkan angka pertumbuhan ekonomi. Saya pikir target pertumbuhan ekonomi antara 5,5 persen sampai 5,7 persen, cukup realistis. Daripada angka yang sudah ditetapkan saat ini," pungkasnya. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA