Jokowi Didesak Penuhi Tuntutan Warga Pluit

AF
Oleh Ahmad Farhan Faris
Kamis 29 Agustus 2013
share
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo - (Foto : inilah.com)

INILAH.COM, Jakarta - Warga Waduk Pluit Penjaringan Jakarta Utara melaporkan kasus kekerasan saat penggusuran kepada Komnas HAM, Rabu (28/8/2013). Oleh karena itu, pihak Komnas HAM akan memanggil Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Ya betul (melaporkan ke Komnas HAM), besok mau melayangkan surat untuk Jokowi," kata Wakil Ketua Komnas HAM, Dianto Bachriadi kepada INILAH.COM.

Dikatakan oleh Dianto, upaya yang akan dilakukan pihaknya nanti yakni mendesak Jokowi agar menyediakan tempat tinggal untuk sekitar 40 kepala keluarga (KK) yang tergusur dengan kekerasan pada hari Kamis lalu.

Kemudian, Jokowi juga harus memberikan jaminan perolehan pekerjaan kembali kepada warga termasuk menjamin anak-anak bisa kembali bersekolah dengan baik.

"Selain itu, segera mengambil tindakan nyata sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada komandan pasukan yang terlibat dalam tindak kekerasan pada peristiwa penggusuran,"tegas dia.

Di samping itu, Dianto menegaskan bahwa target Komnas HAM bukan dipenuhi atau tidaknya panggilan yang dilayangkan kepada orang nomor satu di Ibukota DKI. Akan tetapi, hal yang diutamakan yaitu dipenuhinya tuntutan warga Waduk Pluit yang tergusur.

"Poin Komnas HAM bukan pada Jokowi memenuhi panggilan komnas ham atau tidak, tapi dipenuhinya tuntutan warga," tukas dia.

Maka dari itu, kata dia, Komnas HAM akan minta secepatnya kepada Gubernur DKI memenuhi tuntutan warga mengingat juga tidak banyak hanya sekitar 40 kepala keluarga.

"Dari rusun yang ada sekarang menurut info masih bisa menampung. Kemudian, kita juga dukung upaya warga yang melaporkan kekerasan tersebut ke kepolisian," tandas Dianto. [ton]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA