KPK Diminta Usut Kasus Sewa Gedung BP Migas

AH
Oleh Anton Hartono
Jumat 06 September 2013
share
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) - (Foto : istimewa)

INILAH.COM, Jakarta - Barisan rakyat Menggugat mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk. menangkap mantan Kepala BP Migas, Raden Priyono sekaligus mengusut kasus sewa Gedung Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas).

Pasalnya, kasus sewa Gedung BP Migas kasus lama yang kerap ditutupi di era kepemimpinan Raden Priyono. Hal ini dikatakan Koordinator Barisan Rakyat Menggugat, Laode Kamaludin.

"Satu kasus lama yang sering ditutupi adalah kasus sewa gedung BP Migas di era Raden Priyono," katanya, Jumat (6/9/2013).

Laode menilai lebih dari satu orang yang berperan dalam kasuis sewa menyewa kantor tersebut tersmasuk Lambok Hutauruk.

Diketahui, Raden Priyono menugaskan Lambok yang ketika itu menjabat sebagai Deputi Hukum BP Migas, selaku panitia kerja perpindahan kantor BP Migas dari Patrajasa ke Wisma Mulia.

"Perpindahan gedung BP Migas menghabiskan uang negara sebesar Rp 307,3 miliar dan fit out 76 milyar melalui penunjukan langsung," tambahnya.[dit]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA