Dibanding 2008, Krisis Tahun ini Lebih Baik

EK
Oleh Emanuel Kure
Minggu 08 September 2013
share
(Foto : istimewa)

INILAH.COM, Bandung - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai gejolak yang terjadi di pasar keuangan Indonesia saat ini tidak semuanya menuju pada indikator krisis.

"Tidak semua indikator ekonomi Indonesia menuju krisis, meski demikian kalau terlena bisa negatif," ujar Kepala Divisi Stabilitas Sistem Keuangan OJK Harry Tangguh dalam acara pelatihan wartawan ekonomi di Bandung,Sabtu,(7/9/2013).

Menurut Harry, krisis yang terjadi pada 2008 lalu berbeda dengan tahun ini, kendati demikian pihaknya akan menjaga agar krisis yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya tidak terulang. "Dibanding 2008, masih lebih baik saat ini. Situasi di 2008 lalu berbeda, terlihat dari kapitalisasi pasar. Kita akan menjaga agar tidak terjadi seperti 2008," ucapnya.

Untuk diketahui, pada saat ini perekonomian Indonesia sedang mengalami defifit yang cukup parah. Diantaranya, defisit neraca perdagangan,defisit transaksi berjalan, defisit neraca pembayaran dan defisit primer APBN. Akibat dari krisis tersebut, nilai tukar rupiah anjlok terhadap dollar AS.

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA