Masjid Baitul Arif Dibongkar, Ini Penjelasan Ahok

AF
Oleh Ahmad Farhan Faris
Selasa 17 September 2013
share
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - (Foto:inilah.com)

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membenarkan jika Masjid Baitul Arif yang terletak di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, dibongkar untuk keperluan pembangunan rumah susun (Rusun). Namun ia menjamin akan memberikan ganti untuk tempat beribadah.

"Saya udah cek, jadi mereka bisa pakai shalat di tempat yang lain. Tadi saya juga minta ditahan supaya jangan dibongkar dulu, tapi kalau gak dibongkar gak bisa bangun Rusun. Nanti di bawah Rusun kan bisa buat orang sembahyang," katanya di Balaikota Jakarta, Selasa (17/9/2013).

Pria yang akrab disapa Ahok itu menegaskan, meski masjid itu harus dibongkar tapi bukan berarti fungsinya dihilangkan. Ia pun meminta agar bisa membedakan antara pembongkaran rumah ibadah untuk dibangun yang lebih baik, dengan melarang orang beribadah.

"Beda loh, jangan dipelintir loh. Orang mau shalat masih bisa di masjid yang lain, jadi nanti bisa dibikin masjid lagi. Di Rusun juga bisa dibuat masjid, di Rusun Marunda dan Daan mogot seperti itu, ada bagian yang dibuat untuk masjid," jelasnya..

Jadi, kata Ahok, jangan dipelintir seolah-olah bongkar masjid. Masjid di daerah terlarang juga musti dibongkar tidak boleh ngotot. Sekarang juga banyak oknum-oknum kalau mau dudukin tanah negara suka bikin masjid, jadi kalau dibongkar isunya bongkar masjid.

"Bukan itu, orang beragama gak pernah langgar peraturan," tandasnya.

Seperti diketahui, pembongkaran Masjid Baitul Arif sempat diprotes warga sekitar. Menurut warga pembongkaran itu dilakukan secara mendadak, tanpa sebelumnya bermusyawarah dengan pemuka agama dan tokoh setempat.[bay]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA