Euro Menguat di Asia Repons Bailout Yunani

IN
Oleh inilahcom
Selasa 12 Mei 2015
share
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Tokyo - Kurs euro menguat di perdagangan Asia, Selasa (12/5/2015), setelah sebelumnya melemah menyusul kegagalan pertemuan para menteri keuangan zona euro untuk mencapai kesepakatan tentang reformasi "bailout" (dana talangan) Yunani yang didera utang.

Athena berhasil mengumpulkan cukup uang untuk membayar Dana Moneter Internasional (IMF) sebesar 750 juta euro (840 juta dolar AS) dan menghindari gagal bayar (default), mempertahankan negara itu terguling keluar dari zona euro untuk saat ini. Tetapi para analis memperingatkan nilai tukar euro, karena Athena menghadapi krisis uang tunai lain dalam hitungan minggu.

Pada perdagangan sore di Tokyo, euro naik menjadi 1,1179 dolar dan 134,44 yen dari 1,1154 dolar dan 133,97 yen di New York pada Senin sore. Dolar berada di 120,25 yen terhadap 120,11 yen di perdagangan AS.

"Yunani adalah bagian dari arus bawah untuk pelemahan euro," ujar Dave Floyd, kepala perdagangan dan penelitian valuta asing di Aspen Trading Group, mengatakan kepada Bloomberg News.

Euro mencapai puncaknya pekan lalu setelah reli selama beberapa minggu terakhir. Euro akan mencari tingkat 1,10 dolar dan lebih rendah selama beberapa sesi berikutnya.

Pertemuan para menteri keuangan zona euro di Brussel mengatakan Yunani tidak bisa berharap untuk pencairan tahap akhir 7,2 miliar euro dari 240 miliar euro dana talangan Uni Eropa-IMF sampai melakukan reformasi penting.

Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis mengakui negaranya menghadapi krisis yang segera terjadi, sehingga investor khawatir terhadap masa depan negara itu di zona euro. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA