Jangka Pendek, Rupiah Masih Berfluktuasi

WI
Oleh Wiyanto
Selasa 01 September 2015
share
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Rupiah diperkirakan masih terus akan bergejolak dalam jangka pendek.

Analis Pasar Modal, Guntur Triharianto menuturkan faktor global dan daya tahan domestik yang menjadi penyebabnya.

"Rupiah masih belum akan stabil sampai beberapa waktu ke depan. Rupiah saat ini banyak dipengaruhi terutama oleh kondisi ekonomi global, terutama penguatan ekonomi AS yang berdampak pada menguatnya Dolar AS, dan kondisi ekonomi China yang terus mengalami perlambatan pertunbuhan," kata dia dia Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Ia menjelaskan, daya tahan ekonomi Indonesia lemah karena current account defisit kerap terjadi akibat ekspor tidak balance dengan impor. "Pengaruhnya dengan neraca berjalan yang masih defisit besar, dan kinerja ekspor yang lemah, terutama ekspor berbasis komoditas, maka masih akan terus mengancam kestabilan Rupiah," katanya.

Kondisi ketidakstabilan Rupiah masih akan panjang, menurut dia peran pemerintah sangat dinanti memperbaiki kondisi Rupiah.

"Tetapi kebijakan - kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah yang berpihak pada penguatan fundamental ekonomi Indonesia. Tentunya kerjasama terutama antara pemerintah, BI, dan OJK akan sangat berpengaruh pada kestabilan ekonomi dan Rupiah, terlebih bila kebijakan yang dikeluarkan oleh mereka saling sinkron dan memperkuat antar kebijakan masing - masing lembaga," katanya. [jin]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA