LPG di Pangkalpinang Langka, Picu Naiknya Harga

IN
Oleh inilahcom
Senin 28 Maret 2016
share
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Pangkalpinang - Warga Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengeluhkan harga gas bersubsidi 3 kilogram yang mencapai Rp 14 ribu. Padahal, harga normalnya Rp 18 ribu.

"Gas LPG 3 kilogram, saat ini, dijual para pengecer Rp24 ribu. Padahal biasanya hanya Rp18 ribu per tabung," kata Tika, warga Pangkalpinang, Senin (28/3/2016).

Tika bilang, apabila harga terus mengalami kenaikan, samahalnya menambah beban masyarakat. Apalagi, pasokan LPG di Pangkalpinan sudah mulai langka.

"Sepertinya stok sangat terbatas, selain itu permintaan terus meningkat karena pengusaha makanan ringan juga mulai banyak yang beralih menggunakan gas bersubsidi, makanya berdampak langsung terhadap harga," ujar Tika.

Sementara, salah satu pengecer di Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui, Kamal, mengakui minimnya stok LPG. Lantaran, pengiriman hanya sekali dalam seminggu, yakni hari Selasa.

"Begitu LPG datang, tiga hari saja sudah ludes terjual. Sementara, LPG datangnya hanya sekali dalam seminggu. Dan, jatahnya hanya sedikit. Kami hanya kebagian 200 tabung tiap pengiriman," tuturnya.

Dikatakan Kamal, permintaan untuk menambah kuota sudah pernah disampaikan. Namun pihak Pertamina setempat tidak memberikannya. Dengan alasan yang tidak jelas. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA