Dolar AS Terkulai di Pasar Uang Asia

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Senin 06 Juni 2016
share
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Hong Kong - Pasar mata yang di Asia menguat terhadap dolar AS setelah tertekan data ketenagakerjaan pada akhir pekan lalu. Namun belum terkonfirmasi kelanjutan dari penguatan hari ini.

Data AS tentang non-farm payrolls naik hanya 38.000 pada bulan Mei. Laporan ini jauh di bawah ekspektasi yang mencapai 162.000. Hal ini memupuskan harapan Fed akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan ini atau bulan depan.

"Ini terlihat seperti kuartal kedua tahun lalu saat perlambatan ekoomi AS berkelanjutan sampai akhir Juni atau bahkan akhir Juli," kaa analis valuta asing di Westpac Bank, Robert Rennie seperti mengutip cnbc.com.

Data ekonomi akhir pekan lalu menghentikan reli dolar dengan turun ke 93,867 atas greenback dari level hari Jumat di 95,638. Dolar AS jatuh ke level 1,3559 terhadap dolar Singapura. Demikian juga dolar Australia naik ke US$-,7391 dari US$0,7214.

Sebagian analis memprediksi pelemahan dolar AS akan berlanjut. Pernyataan Gubernur Fed, Janet Yellen pada Senin sore waktu AS akan menjadi perhatian investor. Isi pernyataannya akan menjadi isyarat langkah Fed ke depan.

Peristiwa yang dapat menaikkan dolar lagi diperkirakan dari hasil brexit pada 23 Juni tentang referendum Inggris untuk Uni Eropa. "Akan ada volatilitas di pasar tentang hasil itu dan menginspirasi beberapa kekuatan dolar," kata Kenneth Akintewe, senior manajer investasi di Aberdeen Asset Management.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA