Pasar Wanti-wanti ke Yellen Saat di Philadelphia

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Senin 06 Juni 2016
share
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, New York - Dengan data ekonomi AS tentang ketenagakerjaan untuk bulan Mei di bawah ekspektasi, membuat tugas baru Gubernur The Fed, Janet Yellen harus mengendalikan pelemahan tersebut.

Padahal pada pekan lalu sebelum data negatif keluar, analis berharap Yellen saat di Philadelphia Senin ini akan memberikan kejelasan tentang rencana kenaikan suku bunga acuan pada 15 Juni.

Pada Jumat akhir pekan lalu, data AS tentang non-farm payrolls naik hanya 38.000 pada bulan Mei. Laporan ini jauh di bawah ekspektasi yang mencapai 162.000. Hal ini memupuskan harapan Fed akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan ini atau bulan depan.

Jadi daripada menggagas kenaikan suku bunga acuan, alangkah baiknya Yellen, saat pidato pukul 12.30 waktu AS meredam spekualsi tersebut. Fed harus mencari cara untuk merangkang pertumbuhan ekonomi.

Untuk data Mei, pertumbuhan pekerjaan merupakan terendah sejak enam tahun terakhir. Hal ini memberikan gambaran suram terhadap ekonomi AS.

Berdasarkan data tersebut, Yellen sekarang memiliki potensi sentimen negatif. "Yellen dapat memelihara bola salju di bagian lain ekonomi AS," kata Nathaniel Karp, Direktur Riset di BBCA Compass seperti mengutip cnbc.com.

Yellen harus mengendalikan reaksi pasar dan membawa ke strategi yang mendasar. Para analis setuju, yellen menekankan data sehingga tidak mengubah gambaran besar kebijakannya. Fed hanya akan menaikkan suku bunga jika data ekonomi membaik khususnya pasar tenaga kerja.

"Ini akan menjadi kesalahan terbesarnya jika mengubah kebijakannya," kata Douglas Porter, kepala ekonom di BMO Capital Markets.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA