Siapa Target Pidato Gubernur ECB?

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Jumat 10 Juni 2016
share
Gubernur Bank Sentral Eroba (ECB), Mario Draghi - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Brussels - Gubernur Bank Sentral Eroba (ECB), Mario Draghi memperingatkan dampak dari pertumbuhan ekonomi yang lemah.

"Pertumbuhan ekonomi yang rendah tetap mengandung ancaman bahaya," katanya dalam sebuah kesempatan di Brussels, Kamis (9/6/2016). "Ini adalah konsekuensi ekonomi, karena akhirnya akan menghilangkan potensi ekonomi yang ada," katanya seperti mengutip cnbc.com.

Segala langkah harus diupayakan untuk mengembalikan perputaran ekonomi pada garisnya. Pertumbuhan ekonomi di bawah standar akan menimbulkan bencana jangka panjang. "Bagi ECB, tidak akan membiarkan laju inflasi yang rendah. Kami berupaya menghindari guncangan ekonomi di kawasan Eropa."

ECB telah memiliki langkah untuk menahan laju deflasi. Salah satunya dengan memangkas suku bunga deposito dan membeli obligasi swasta. "Zona Eropa menghadapi dua tantangan ekonomi. Meningkatkan produktifitas sektor swasta dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan modal produktif sektor swasta."

Para analis mencoba menafsirkan pernyataan Draghi ini. "Dia meminta, memohon kepada pemerintah untuk bertindak. Sejauh ini mereka belum melakukannya," kata analis investasi di ETF Securities Limited, James Butterfill.

"Kita memerlukan kebijakan fiskal untuk mendapatkan pertumbuhan ekonomi. Tujuannya untuk menggerakkan ekonomi ke kisaran yang dapat membuat kebijakan moneter berfungsi lagi," kata Carl Weinberg dari High Frequency Econnomics.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA