KPK Usut Anggota DPRD Bekasi yang ke Thailand

IS
Oleh Ivan Setyadhi
Senin 21 Januari 2019
share
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik asal usul pembentukan panitia khusus (Pansus) di tingkat DPRD Kabupaten Bekasi.

Hal itu dilakukan KPK setelah mendapatkan bukti plesiran sejumlah Anggota DPRD Bekasi ke Thailand menggunakan uang suap.

"KPK masih fokus mendalami proses pembentukan Pansus RDTR, pembahasan pembentukan aturan tentang tata ruang di Kabupaten Bekasi serta sejumlah anggota DPRD yang diduga dibiayai berlibur ke Thailand," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin (21/1/2019).

Hari ini, penyidik memeriksa lima orang sebagai saksi untuk mendalami dugaan suap fasilitas perjalanan ke luar negeri tersebut.

"Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang diduga hanya menerima pembiayaan jalan-jalan ke Thailand telah mulai mengembalikan uang pada KPK dengan jumlah variatif, antara Rp9-11 juta per orangnya," ungkapnya.

Namun jika berangkat sekeluarga, tinggal dikalikan per orang dari jumlah tersebut.

KPK kata Febri, mengingatkan agar para saksi di kasus ini, khususnya anggota DPRD agar bersikap koperatif dan jujur.

"Karena ada resiko hukum yang cukup berat jika saksi memberikan keterangan palsu. (ancaman pidana 3-12 tahun, diatur pada Pasal 22 UU Tindak Pidana Korupsi)," tandasnya. [ton]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA