Holding BUMN Infrastruktur

Waskita Karya Jadi Anak Usaha Hutama Karya

MF
Oleh M Fadil Djailani
Jumat 01 Februari 2019
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menjelaskan hasil RUPSLB menyepakati perseroan menjadi anak usaha BUMN PT Hutama Karya sebagai pembentukan holding BUMN sektor Infrastruktur (Holding Infrastruktur).

Maksudnya seluruh saham Seri B milik pemerintah Indonesia pada perseroan dilepas untuk menjadi setoran modal pada PT Hutama Karya (Persero) atau HK. Untuk itulah PT Hutama Karya (Persero) segera menjadi Induk Usaha (Holding).

"Pengalihan kepemilikan saham tersebut merupakan tindakan pemerintah yang akan dituangkan dalam suatu Peraturan Pemerintah," kata Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, I Gus Ngurah Putra usai RUPSLB di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Dengan demikian, perseroan akan berubah menjadi anak perusahaan BUMN, sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah No 72 tahun 2016 perihal Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No 44 tahun 2005 tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara pada Badan Usaha Milik Negara dan Perseroan Terbatas, dan akan terjadi perubahan status Perseroan yang semula merupakan BUMN Persero menjadi Non-Persero.

Meskipun ada pengalihan saham Perseroan sebagai tambahan penyertaan modal negara di PT Hutama Karya (Persero), pemerintah tetap memiliki pengendalian baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan.

Pengendalian langsung akan dilaksanakan melalui kepemilikan 1 saham Seri A Dwiwarna pada Perseroan. Untuk pengendalian secara tidak langsung akan dilaksanakan melalui kepemilikan 100% saham pada PT Hutama Karya (Persero) yang akan menjadi pemegang saham Seri B terbanyak di WSKT.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA