Soal Bupati Kuningan, Mendagri Serahkan ke Menpan

MY
Oleh Muhammad Yusuf Agam
Senin 18 Februari 2019
share
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyerahkan kepada Menpan-RB soal Bupati Kuningan Acep Purnama yang mengutuk Kepala Desa jika tak memilih Capres petahana, Joko Widodo. Tjahjo menyebut keputusan ada atau tidaknya sanksi kewenangan Menpan-RB.

"Menpan-RB yang berikan sanksi (jika terbukti bersalah) mulai mengurangi jabatan sampai berhentikan. Tentu menunggu putus panwaslu," ucap Tjahjo di Jakarta, Senin (18/2/2019).

Tjahjo mengatakan Kemendagri hanya punya kewenangan untuk memberi rekomendasi. Nanti penyelidikan dilakukan oleh Bawaslu sebagai penyelenggara Pemilu.

"Yang bisa panggil (Bupati Kuningan) Panwaslu, kami bisa bergerak setelah ada keputusan dari Panwaslu, salah atau tidak," jelas Tjahjo.

Dalam video yang beredar di media sosial Twitter itu, Bupati Kuningan Acep Purnama terlihat tengah berdiri sambil berpidato di sebuah mimbar. Namun, tak jelas lokasi dan waktunya.

Acep kemudian menyinggung peran Jokowi yang 'nyawer' desa seluruh Indonesia dengan Dana Desa sambil mencampur adukkan antara bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. Video itu diunggah oleh akun @laskar_minang hari ini, Minggu (17/2) pukul 09.21 WIB.

"Jokowi nyawer ke desa-desa, sehingga desa bisa dibangun, kepala desa bisa diangkat harkat, martabat, dan derajatnya karena berhasil memimpin di desanya. Makanya sampaikan kepada kepala desa dan perangkat desanya, kalau ada yang tidak mendukung Jokowi berarti laknat," kata Acep dalam video itu.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA