Ditufuh Menipu, Rusia Tahan Pengusaha Ternama AS

IN
Oleh inilahcom
Jumat 22 Februari 2019
share
(Foto: voa)

INILAHCOM, Moskow--Komunitas bisnis asing di Rusia "terguncang" ketika otorita berwenang menangkap Michael Calvey, seorang investor AS yang sangat terkenal. Calvey dituduh melakukan penipuan setelah bertarung di pengadilan dalam kasus "Orient Express Bank."

Penangkapan dan pengumuman penahanannya--minimal selama dua bulan--telah menimbulkan rasa tidak aman di kalangan bisnis Rusia, yang dapat mempercepat larinya pebisnis dan modal asing dari Rusia, VOA melaporkan, Jumat (22/2/2019).

Calvey, pengusaha AS paling disegani di Rusia, dipenjara dengan tuduhan penipuan di Moskow. Investor AS itu menyangkal tuduhan yang mencakup perjanjian bisnis bernilai US$37,5 juta atau hampir sekitar 2,5 miliar rubel itu. Penahanan Calvey mengguncang dunia bisnis.

Wakil Ombudsman Etika Bisnis Kremlin, Alexander Khurudzhi, mengatakan, "Ini mengejutkan! Bukan hanya merugikan, hal ini merusak semua pekerjaan yang dilakukan Badan Inisiatif Strategis, semua yang sudah dilakukan selama 7-8 tahun terakhir yang ditujukan untuk memulihkan iklim investasi."

Penahanan itu tampaknya bertentangan dengan kebijakan Kremlin dan Presiden Vladimir Putin sendiri, yang telah berulangkali meminta untuk menghindari situasi yang dapat merugikan perekonomian Rusia. Putin menggarisbawahi kembali kebijakan ini hari Rabu (20/2/2019).

"Untuk mencapai tujuan-tujuan besar ini kita harus menyingkirkan semua yang membatasi kebebasan dan inisiatif perusahaan. Bisnis yang jujur seharusnya tidak hidup dalam ketakutan dituntut hukuman pidana, atau bahkan hukuman administratif," ujar Putin.

Perekonomian Rusia sudah terganggu dengan iklim ketidakpercayaan di Barat dan sanksi-sanksi AS dan juga Uni Eropa.

Kini sekutu-sekutu berpengaruh Putin pun ikut menyampaikan keprihatinan mereka. Mantan menteri keuangan Rusia Alexi Kudrin menyebut penahanan Calvey sebagai "kondisi darurat bagi perekonomian."

Para ekonomi mengingatkan langkah ini dapat memicu kekhawatiran di sektor keuangan.

Presiden Dewan Perdagangan AS di Rusia, Alexis O. Rodzianko mengatakan, "Pada titik ini sudah sangat merugikan. Ini tentunya akan membuat setiap orang yang berada di sini berpikir 'apakah yang saya lakukan (dalam bisnis-red) ini akan membuat saya berakhir di penjara?' Dan sasya kira setiap pebisnis asing berpikiran yang sama saat ini."

Masa depan Calvey masih belum jelas, sama seperti dampak penahanannya terhadap investasi di sebuah negara yang berisiko kembali ke masa isolasi keuangan. [voa/lat]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA