Preman Pensiun, Bawa MNC Studio Raih Laba Rp210 M

MF
Oleh Mohammad Fadil Djailani
Rabu 27 Februari 2019
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT MNC Studios International Tbk (MSIN) mencatakan laba bersih Rp210,7 miliar atau naik 73,4% dibanding tahun 2017 sebesar Rp121,5 miliar. Hal itu ditopang peningkatan pendapatan 35,7% menjadi Rp1,509 triliun dari tahun 2017 sebesar Rp1,112 triliun.

Presiden Direktur MSIN, Ella Kartika menyampaikan, hasil kinerja tahun 2018 mendorong perseroan untuk terus menjaga posisi pangsa pasar dan menproduksi program televisi berkualitas.

"Misalnya program 'Preman Pensiun' yang ditonton 1,1 juta di tahun 2019 dan nomor dua dalam peringkat Indonesia Box Office," tulis Ella dalam keterbukaan informasi perseroan, Rabu (27/2/2019).

Jelasnya, pendapatan berasal dari program tercatat Rp1,856 triliun atau naik 89,4% dibanding tahun 2017 sebesar Rp980,2 miliar. Sedangkan pendapatan yang berasal talent management sebesar Rp79,8 miliar atau naik 30,17% dibanding tahun 2017, sebesar Rp61,3 miliar.

Pada sisi lain, pendapatan digital sebesar Rp41,5 miliar atau naik 6.317% dibanding tahun 2017 sebesar Rp646 juta.

Sementara itu, untuk beban pendapatan tercatat Rp1,056 triliun atau naik 19,4% dibanding tahun 2017 sebesar Rp884,5 miliar. Hal itu sejalan dengan pengembangan produksi.

PT MNC Studios International Tbk (MSIN) didirikan dengan nama PT Bhakti Media International pada tanggal 13 Juli 2000 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2000.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham MNC Studios International Tbk, yaitu: Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), dengan persentase kepemilikan sebesar 70,01%.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan MSIN adalah berusaha dalam bidang penyelenggara jasa, perdagangan dan investasi. Saat ini, MNC Studios melalui entitas anaknya melakukan kegiatan usahanya di dalam bidang Media, khususnya dalam bidang Production House, Advertising, dan Manajemen Talent.

Pada tanggal 25 Mei 2018, MSIN memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham MSIN (IPO) kepada masyarakat sebanyak 1.560.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp500 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 8 Juni 2018. [jat]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA