Rizal: Di Tangan Jokowi, Perekonomian Memburuk

IN
Oleh inilahcom
Jumat 29 Maret 2019
share
Ekonom senior Rizal Ramli - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ekonom senior Rizal Ramli semakin rajin melontarkan kritik pedasnya. Bahwa, perekonomian di era Joko Widodo tidak memberikan kemajuan. Yang ada makro ekonomi semakin bikin was-was.

Rizal yang pernah menjabat Menko Kemaritiman di Kabinet Kerja Jokowi, menyoroti defisit neraca perdagangan serta defisit transaksi berjalan.

"Jujur saja, 3 tahun terakhir pemerintahan Jokowi, risiko makro ekonomi Indonesia meningkat. Kenapa? Ya, karena trade balance kebanyakan negatif, current account deficit (CAD). Belum pernah terjadi sejelek ini dalam 8 tahun terakhir," ujar Rizal dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Dia mengatakan, hal tersebut merupakan salah satu penyebab, nilai tukar rupiah cenderung sulit dikendalikan. Sementara, solusi yang ditawarkan tim ekonomi Jokowi bersifat jangka pendek.

Yang dimaksud solusi jangka pendek adalah mempercepat pinjaman atau utang. Sehingga, memacu aliran dana asing masuk ke Indonesia.

"Solusinya jangka pendek, meminjamnya dipercepat. Istilahnya front loading harusnya ambil pinjaman issue bondnya 2-3-4 dimajukan sekarang. Supaya ada inflow dari capital, sehingga rupiah menguat temporary," sambungnya.

Mantan Menko Ekuin era Presiden Abdurrahman Wahid ini bilang, solusi mempercepat utang ini, jelas menambah risiko bagi perekonomian Indonesia. Karena, imbal hasil (yield) yang dibayarkan akan semakin besar.

"Menyelesaikan masalah trade balance dan current account deficit dengan cara seperti ini, itu berbahaya karena makin lama kita pinjam dengan yield paling tinggi termasuk paling tinggi di Asia, kita 8% lebih, Vietnam cuma 4%, yang lain cuma 5%, margin-nya 3%," paparnya.

"Jadi pemerintah ini akan mewariskan kepada siapa? pemerintah berikutnya time bom, dalam bentuk utang semakin besar, bunga semakin tinggi," tutup Rizal. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA