Dirjen Minerba Sesumbar 2020 41 Smelter Terbangun

IH
Oleh Indra Hendriana
Senin 08 Juli 2019
share
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Minera (ESDM), Bambang Gatot - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Minera (ESDM), Bambang Gatot sesumbar di tahun 2020, 41 fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral alias Smelter terbangun.

Demikian dijanjikan Bambang pada saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Jakarta, Senin (8/7/2019). RDP ini dilakukan bersama PT Indonesia Asahan Aluminum dan Asosiasi Pertambangan Indonesia (IMA).

"Tahun 2022 Indonesia diharapkan dapat menghasilkan produk setengah jadi dari komoditas tembaga, nikel, alumina, beso, timah, emas, perak guna melengkapi seluruh rantai pasokan pohon industri dalam negeri," kata Bambang dalam RDP.

Menurut dia, nantinya setelah seluruh fasilitas smelter terbangun maka kegiatan ekspor raw material bisa dihentikan. Sebab, itu bisa dilakukan di dalam negeri. Nah, Indonesia sendiri sekarang ini telah memiliki 20 smelter terdiri dari smelter tembaga, nikel, bauksit, besi dan mangan.

"Saat ini smelter tembaga, nikel, dan bauksit sudah cukup kebutuhan dalam negeri, namun masih membutuhkan smelter besi untuk meuncukupi kebutuhan dalam negeri," ujar dia.

Dia merinci, dari 41 smelter yang sedang dibangun didominasi oleh smelter nikel sebanyak 22 pabrik. Bauksit enam pabrik, besi empat pabrik, timbal dan seng empat pabrik, tembaga dan lumpur anoda masing-masing dua pabrik serta mangam satu pabrik smelter.[jat]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA