KPK Sita Dokumen Dari Kantor Bupati Solok Selatan

IN
Oleh inilahcom
Rabu 10 Juli 2019
share
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, pihkanya menggeledah 3 lokasi di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat terkait kasus dugaan suap Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria.

"Kantor Bupati, LPSE, dan Kantor Dinas PU Kabupaten Solok Selatan," kata Febri kepada wartawan, Selasa (9/7/2019).

Dari hasil penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah dokumen. Namun Fberi tak menyebut dokumen apa saja yang diamankan tim.

"Diamankan sejumlah dokumen-dokumen proyek," ucapnya.

Dalam kasus ini KPK menetapkan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria (MZ) dan pemilik Grup Dempo atau PT Dempo Bangun Bersama, Muhammad Yamin Kahar (MYK) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PU Pemerintah Kabupaten Solok Selatan Tahun 2018.

Muzni ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap Rp 460 juta untuk proyek pembangunan jembatan Ambayan. KPK juga mengatakan ada dugaan aliran suap Rp 315 juta terkait proyek Masjid Agung Solok Selatan yang diberikan Yamin ke bawahan Muzni.

Muzni disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 atau pasal 12B Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [fad]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA