WN Malaysia Perampok Toko Emas Dipandu Waze

IN
Oleh inilahcom
Jumat 12 Juli 2019
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Polisi membongkar perampokan toko emas di Balaraja yang terjadi pada pertengahan Juni 2019. Pelaku merupakan warga negara Malaysia berinisial MNF (26) dan MNI (24).

Keduanya diamankan di Malaysia berkat kerja sama dengan Polis Diraja Malaysia. Dari pengakuannya, tersangka MNF pernah datang ke Indonesia, sehingga sudah mengetahui situasinya.

Dalam melakukan aksinya, mereka dipandu oleh aplikasi Waze dan Google Street View untuk membaca lokasi yang menjadi target. Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif.

"Mereka memanfaatkan Waze dan Google Street view untuk mengenal lokasi. Lewat Google Street View ini mereka bisa tau toko emas mana yang tidak dipasang teralis," ujarnya.

Alif menduga pelaku merupakan sindikat perampok kelas kakap, namun setelah diketahui ternyata MNF mempelajari aksi perampokannya melalui YouTube. Kemudian MNF merekrut MNI seorang residivis perampokan.

"Pelaku hanya menonton video lewat Youtube. Mulai dari strategi merampok, hingga cara kabur setelah merampok," katanya.

Saat ini keduanya masih ditahan di Malaysia sekaligus dimintai keterangan. Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara. [ton/rok]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA