KPK Temukan Dua Capim Tak Lapor Harta

IS
Oleh Ivan Sethyadi
Senin 19 Agustus 2019
share
Juru bicara KPK Febri Diansyah - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat setidaknya ada enam calon pimpinan KPK yang terlambat melaporkan harta kekayaannya.

Sesuai aturan, Penyelenggara Negara (PN) diharuskan melaporkan harta kekayaannya secara periodik. Laporan periodik harusnya dilaporkan dalam rentang waktu 1 Januari-31 Maret 2019 lalu.

"Ada 6 orang PN yang melaporkan LHKPN setelah tanggal 31 Maret 2019. Dan 2 orang yang tidak melaporkan LHKPN periodik yang berasal dari institusi BUMN dan Polri," kata juru bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, Senin (19/8/2019).

Namun Febri tidak menyebutkan identitas jelas dua capim yang tidak melaporkan hartanya sama sekali.

"Perlu dipahami, pelaporan LHKPN oleh Penyelenggara Negara merupakan kewajiban hukum yang diberikan peraturan perundang-undangan sebagai bagian membentuk pemerintahan yang bersih dari KKN," terang Febri.

KPK pun mengingatkan panitia seleksi Capim KPK Jilid V untuk memperhatikan kepatuhan laporan LHKPN sebagai salah satu pertimbangan menyaring calon pimpinan KPK.

"Jangan sampai ada sikap abai dan kompromi terhadap pelanggaran sekecil apapun," tandasnya. [rok]

# TAG
KPK

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA