PT Asuransi Kresna Mitra Habiskan Dana IPO Rp35 M

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Selasa 27 Agustus 2019
share
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - PT Asuransi Kresna Mitra Tbk (ASMI) menjelaskan telah menghabiskan dana hasil Penawaran Umum pada 31 Desember 2013 mencapai Rp35,77 miliar untuk periode Januari 2014 hingga Juni 2019.

Rincian dana tersebut antara lain biaya untuk perluasan jaringan pemasaran mencapai 65% senilai Rp23,25 miliar. Untuk peningkatan Jaringan TI sebesar 15% senilai Rp5,3 miliar.

Untuk pembinaan SDM sebesar 10% senilai Rp3,5 miliar. Sedangkan biaya promosi dan marketing sebesar 10% senilai Rp3,5 miliar.

PT Asuransi Kresna Mitra Tbk (dahulu Asuransi Mitra Maparya Tbk) (Mitra Insurance) (ASMI) didirikan tanggal 24 April 1956 dengan nama PT Maskapai Asuransi Patriot (Patriot Insurance Society Ltd) dan memulai kegiatan operasional pada tahun 1985.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Asuransi Kresna Mitra Tbk, yaitu: PT Mega Inti Supra (22,20%), PT Kresna Prima Invest (10,37%) dan PT Kresna Asset Management S/A Kresna Graha Investama Tbk (KREN) (9,47%). Saham publik sebesar 74,08%.

Ruang lingkup kegiatan ASMI adalah menjalankan kegiatan usaha di bidang asuransi kerugian dengan mengeluarkan produk-produk asuransi kerugian serta usaha-usaha lain yang berkaitan dengan bidang usaha asuransi kerugian.

Mitra Insurance menyediakan berbagai jenis asuransi, antara lain: produk asuransi harta benda, asuransi kendaraan bermotor, asuransi pengangkutan, asuransi rekayasa, asuransi rangka kapal, asuransi tanggung gugat, asuransi kesehatan, asuransi suretyship, asuransi aneka (asuransi kecelakan diri, asuransi kebongkaran, asuransi harta benda bergerak, asuransi uang dan asuransi hole-in-one), dan produk asuransi syariah.

Pada tanggal 31 Desember 2013, ASMI memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham ASMI (IPO) kepada masyarakat sebanyak 402.781.000 dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp270 per saham .

Penawaran ini disertai dengan Waran Seri I yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif sebanyak 402.781.000 dengan pelaksanaan sebesar Rp360 per saham. Setiap pemegang saham Waran berhak membeli satu saham perusahaan selama masa pelaksanaan yaitu mulai tanggal 16 Juli 2014 sampai dengan 13 Januari 2017. Saham dan waran tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 16 Januari 2014.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA