KPK Bantah Penetapan Menpora Tersangka Politis

IS
Oleh Ivan Setyadhi
Kamis 19 September 2019
share
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah ada nuansa politik dalam penetapan Menpora Imam Nahrawi sebagai tersangka.

Nahrawi jadi tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan dana Hibah untuk KONI dari Kemenpora.

"Itu tidak ada motif politik sama sekali. Kalau mau motif politik mungkin diumumkan sejak ribut-ribut kemarin, enggak ada," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Markas KPK, Kamis (19/9/2019).

Dugaan adanya kepentingan politik disampaikan Nahrawi sendiri usai dirinya diumumkan sebagai tersangka. Nahrawi berharap penetapan dirinya sebagai tersangka, murni penegakan hukum, bukan untuk kepentingan politik.

Namun Nahrawi tdak menjelaskan dugaan kepentingan politik seperti apa yang menjeratnya sebagai tersangka bersama ajudan pribadinya, Miftahul Ulum.

Selain soal nuansa politik, Syarif juga membantah bahwa penetapan Menpora sebagai tersangka terburu-buru dan tanpa pemberitahuan.

"Saya juga ingin mengklarifikasi dari pernyataan menpora bahwa dia baru mengetahui kemarin, saya pikir itu salah karena kita sudah kirimkan kan kalau kita menetapkan status tsk seseorang itu ada kewajiban dari KPK untuk menyampaikan surat kepada beliau dan beliau sudah menerimanya beberapa minggu lalu," ungkapnya.

Selanjutnya, tim penyidik bakal menentukan kapan pemeriksaan terhadap Nahrawi akan dilakukan. Untuk Miftahul Ulum, Aspri menpora itu sudah lebih dulu diperiksa dan langsung ditahan. [adc]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA