Jokowi Bungkam Ditanya Soal Penangkapan Aktivis

AF
Oleh Ahmad Farhan Faris
Jumat 27 September 2019
share
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bungkam saat ditanya mengenai penangkapan dua aktivis yakni Dhandy Dwi Laksono dan Ananda Badudu oleh Polda Metro Jaya.

Awalnya, Jokowi sempat memberikan keterangan pers mengenai meninggalnya dua mahasiswa Universitas Hulu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara yakni Randi (21) dan La Ode Muhammad Yusuf Kardawi di Kompleks Istana Negara, Jumat (27/9/2019).

Jokowi menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya dua mahasiswa tersebut, kemudian mendoakan orang tua korban agar diberikan kesabaran dan keihklasan atas kepergian almarhum.

Selain itu, Jokowi menyoroti tindakan represif aparat kepolisian dalam menangani unjuk rasa. Jokowi sudah memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar jajaran kepolisian tidak represif dalam menangani demonstrasi, karena dijamin konstitusi.

Namun, Jokowi langsung bungkam ketika ditanya mengenai penangkapan aktivis yakni Dhandy dan Badudu. Bahkan, Jokowi langsung balik badan.

Padahal, Jokowi sempat berseloroh jangan diragukan komitmennya terhadap kehidupan demokrasi, kebebasan pers dan kebebasan menyampaikan pendapat.

Sementara Menteri Sekretaris Negara, Pratikno akan mengkomunikasikan dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait penangkapan aktivis tersebut.

"Saya akan komunikasikan dengan Pak Kapolri," tandasnya.

Dandhy ditangkap karena diduga melanggar Pasal 28 ayat (2), jo Pasal 45 A ayat (2) UU No.8 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 14 dan Pasal 15 Nomor 1 tahun 1946 tentang hukum pidana.

Usai diperiksa selama tiga jam, Dandhy dipulangkan tapi dengan status sebagai tersangka. [adc]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA