Bareskrim Tak Mau Lama-Lama Simpan Barbuk Narkoba

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 05 Oktober 2019
share
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto mengatakan urgensinya mempercepat pemusnahan barang bukti narkoba.

Pasalnya bila pemusnahan narkoba ditunda-tunda akan menyebabkan kemungkinan penyusutan bobot maupun potensi lenyap.

"Kalau menunda pemusnahan, bahaya. Apalagi kalau barang bukti ditempatkan di tempat penyimpanan yang tidak sesuai, temperatur tidak diatur, dia akan memuai. Ketika dua atau tiga bulan mau dimusnahkan, ternyata (bobot) berkurang. Siapa bertanggung jawab?" kata Brigjen Eko, Jumat (4/10/2019).

Pihaknya berharap akan diterbitkan standar operasional prosedur pemusnahan narkoba yang tidak memakan waktu lama.

"Minimal sepekan, paling lama sebulan (narkoba) sudah dimusnahkan," ujarnya.

Selain itu dalam peraturan tersebut, juga harus memuat penanganan pemusnahan narkoba yang ditemukan tanpa tersangka.

"Bagaimana memperlakukan barang bukti yang tidak ada tersangkanya," ucapnya.

Pasalnya selama ini, tanpa adanya tersangka, pihak Kejaksaan tidak akan mengeluarkan penetapan pemusnahan.

"Saya akan meminta Kepala BNN untuk mengadakan FGD, rapat dengan Kejagung, Mahkamah Agung dan Polri untuk mengeluarkan fatwa. Fatwa ini akan menjadi dasar SOP pemusnahan barang bukti narkoba," ungkapnya. [gam]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA