PT Capitol Nusantara Tetap Rugi US$4,2 Juta

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Selasa 08 Oktober 2019
share
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) masih tetap mengalami rugi bersih sebesar US$4,22 juta per 30 Juni 2019 dari periode yang sama 2018 yang rugi sebesar US$4,29 juta.

Perseroan mencatat pendapatan turun menjadi US$2,27 juta dari US$2,31 juta. Sedangkan beban pokok pendapatan menjadi US$6,67 juta dari US$6,4 juta. Jadinya, perseroan mengalami rugi bruto menjadi US$4,4 juta dari rugi US$4,1 juta.

Untuk beban administrasi menjadi US$557.026 juta dari US$731.929. 5.959. Untuk pendapatan lainnya menjadi US$768.922 dari US$69. Rugi kurs menjadi US$138.185 dari laba kurs sebesar US$72.755. Beban keuangan berkurang menjadi US$61.865 dar US$122.495.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (8/10/2019). Rugi sebelum pajak menjadi US$4,3 juta dari US$4,2 juta. Untuk beban pajak menjadi US$160.051 dari US$30.506. Jadi rugi bersih sebesar US$4,2 juta dari rugi US$4,3 juta.

Sementara total aset menjadi US$44,2 juta dari US$57,3 juta. Untuk total liabilitas menjadi US$56,05 juta dari US$65,27 juta. Sedangkan total defisensi modal menjadi US$11,7 juta dari US$7,5 juta.

PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) didirikan tanggal 31 Agustus 2004 dan mulai beroperasi komersial sejak 1 Juni 2006.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Capitol Nusantara Indonesia Tbk, yaitu: PT Anugrah Semesta Langgeng (pengendali) (39,00%), PT Cipta Nusantara Abadi (pengendali) (36,00%) dan OCBC Securities Pte. Ltd. Client A/C (8,10%).

Ruang lingkup kegiatan CANI adalah berusaha dalam bidang pelayaran (pengangkutan laut). Saat ini CANI menjalankan kegiatan usaha pada pelayaran dan pengangkutan laut dalam negeri serta jasa penyewaan dan keagenan kapal.

Armada-armada kapal yang dimiliki Capitol terdiri dari kapal tunda (tugboat 30 unit), kapal AHT/AHTS (5 unit), kapal tongkang (barge 26 unit), kapal floating barge (3 unit) dan kapal derek (floating crane 2 unit).

Pada tanggal 7 Maret 2005, CANI memperoleh Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut (SIUPAL) dari Departemen Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. SIUPAL ini berlaku selama Perusahaan menjalankan kegiatan usahanya dalam bidang pelayaran (angkutan laut).

Pada tanggal 31 Desember 2013, CANI memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham CANI (IPO) kepada masyarakat sebanyak 208.360.000 dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp200,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 16 Januari 2014.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA