Neraca Dagang September Tekor Lagi US$160 Juta

IH
Oleh Indra Hendriana
Selasa 15 Oktober 2019
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis defisit neraca perdagangan sepanjang September 2019, sebesar US$160,5 juta. Masih lebih besar impor ketimbang ekspor.

Pemicu defisit US$160,5 juta, kata Kepala BPS Suhariyanto, adalah defisit neraca dagang sektor migas sebesar US$761,8 juta. Sementara neraca dagang nonmigas surplus US$601,3 juta.

Khusus nilai ekspor pada September 2019, lanjut Suhariyanto, mengalami penurunan 1,29% (mom) menjadi US$ 14,10 miliar. Secara year on year pun, nilai ekspor Indonesia menurun sebesar 5,74%/ "Dipicu penurunan dua komoditas utama yakni batubara dan minyak kelapa sawit." papar Suhariyanto di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Sementara, nilai impor pada September 2019 hanya bisa naik tipis bila dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikannya sebesar 0,63% (mom), sehingga impor pada bulan September 2019 sebesar US$14,26 miliar. Namun, secara tahunan atau year on year (yoy), nilai impor turun 2,41%. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA