KPK Jadikan Bupati Indramayu Sebagai Tersangka

IS
Oleh Ivan Setyadi
Selasa 15 Oktober 2019
share
Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Indramayu Supendi sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019.

"Setelah melakukan pemeriksaan, dilanjutkan dengan gelar perkara, dalam batas waktu 24 jam sebagaimana diatur dalam KUHAP KPK menyimpulkan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi menerima hadiah atau janji oleh penyelenggara Negara," Kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan ketika jumpa pers, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/10/2019) malam.

Selain Supendi pihaknya juga menetapkan dua tersangka lain, yakni Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah dan Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Wempy Triyono. Ketiganya dijadikan tersangka penerima suap.

Sementara pemberi suap, KPK menetapkan seorang swasta bernama Carsa AS.

Sebagai penerima, Supendi, Omarsyah dan Wempy dijerat KPK dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 asebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan pemberi suap, Carsa dijerat dengan pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. [gam]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA